Bikini Party dan Tantangan Revolusi Mental

Standard
sumber: tempo.co

sumber: tempo.co

Oleh: Muhammad Syahruzzaky*

Tepat enam bulan sudah Jokowi menempati singgasana kepresidenan negeri ini. Beragam respon muncul dari publik melihat sepak terjang beliau; ada yang puas, ada yang kurang puas tapi tetap optimis dan mendoakannya, namun tidak sedikit juga yang mencemooh. Lucunya, kelompok terakhir justru kebanyakan berasal dari orang-orang yang dulu menyerukan dan menggiring masyarakat untuk memilih beliau. Mereka kecewa karena Presiden Jokowi belum mampu memenuhi ekspektasi besar yang membuncah terhadap sang “Satrio Piningit”.

Continue reading

Menimbang Ujian Nasional 2015

Standard

pendidikan islam

Klik di sini untuk download versi pdf.

Oleh, Muhammad Syahruzzaky*

 

Introduksi

Akhirnya, kabar gembira itu datang untuk siswa-siswa akhir SMA di Indonesia tahun ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan untuk menghapus kebijakan yang mensyaratkan lulus UN sebagai syarat kelulusan. Merujuk pada PP No. 13 tahun 2015 tentang UN 2015, syarat kelulusan siswa meliputi 1) menyelesaikan seluruh program pembelajaran, 2) memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, dan 3) lulus dalam ujian tingkat satuan pendidikan. Kebijakan ini tentunya mendapatkan respon positif dari berbagai pihak, terutama para aktivis pendidikan yang selama ini menentang UN sebagai syarat kelulusan siswa.

Continue reading

Pendewaan Aspek Kognitif dan Problematika Ujian Nasional

Standard

Syahruzzaky Romadloni
Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Dalam tulisan ini izinkan saya untuk (kembali) mengkritisi fenomena praxis pendidikan di Indonesia. Bukan, kawan, tidak bermaksud saya melontar kritikan-kritikan pendidikan yang terkadang pedas ini kecuali untuk perbaikan-perbaikan praxis pendidikan yang ada di negara kita tercinta ini, supaya kita tidak lagi menjadi bangsa yang disepelekan di kancah internasional. Tentunya perbaikan ini harus dimulai oleh para pioner praktisi pendidikan yang peduli terhadap mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia.

Continue reading

Pendidikan Totalitas: Saran Untuk Mendiknas

Standard

Moh. Syahrul Zaky Romadhoni,
Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Kemanakah sebuah lembaga pendidikan sebaiknya harus diarahkan ketika sebagian besar dari alumninya gagal menjadi insan paripurna? Apakah lembaga pendidikan harus disamaratakan derajatnya dengan perusahaan atau pabrik-pabrik dengan menerapkan strategi manajemen modern ala perusahaan? Ataukah lembaga pendidikan harus ditempatkan sebagai institusi sosial murni yang konsekuensinya membuat orang-orang yang berkecimpung di dalamnya sebagai pekerja sosial? Ataukah ada solusi lain agar alumni-alumni dari sekolah bisa menjadi jawaban atas carut marutnya kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama dewasa ini?

Continue reading

Semangat Desentralisasi Pendidikan di Pondok Pesantren

Standard

Moh. Syahrul Zaky Romadloni
Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Sangat disayangkan, bangsa Indonesia harus mengalami sebuah “kesalahan sejarah” yang cukup fatal, sehingga pengaruh dari kesalahan tersebut harus dirasakan oleh bangsa Indonesia dewasa ini. Selama ini, kita harus puas untuk hanya menjadi penonton dalam kemajuan pesat era globalisasi. Bangsa ini harus puas untuk hanya menjadi konsumen dan pangsa pasar empuk dari produk-produk yang dihasilkan oleh negara-negara maju. Peran Indonesia dalam kancah perpolitikan internasional sangat kecil- kalau tidak dikatakan tidak ada- karena memang kita memiliki bargaining position yang sangat kecil di mata dunia.

Continue reading